Sejarah Negara Filipina Lengkap

Posted on
Sejarah. Menurut dugaan para ahli, negeri ini dimasuki pertama kali sekitar 30 kurun yang kemudian oleh suku bangsa Negrito, pendatang dari daratan Asia Tenggara. Kemudian, sekitar tahun 3000 SM masuk lagi suku bangsa Melayu dari Malaysia dan Indonesia.

Sesudah negeri ini ditemukan oleh Ferdinand Magellan (1521), orang Spanyol berdatangan ke sana dan menjadikannya sebagai daerah jajahan. Negeri ini berada di bawah Spanyol selama 3 kurun sebelum jatuh ke tangan Amerika Serikat (1898), dan gres memperoleh kemerdekaan penuh dari negara tersebut terakhir pada 4 Juli 1946 di bawah pimpinan presiden pertama, Manuel Roxas.

FILIPINA, negara kepulauan di Samudera Pasifik; dibatasi oleh Samudera Pasifik di sebelah timur, L. Sulawesi di sebelah selatan, L. Cina Selatan di sebelah barat, dan Selat Luzon di utara. Luas: 300.000 km2. Penduduk: 61.971.000 (1989). Kepadatan penduduk: 207/km2 Agama: Kristen Roma (84,1%); Aglipayan (6,2%); Islam (4,3%); Protestan (3,5%); lain-lain ( 1,9%). Bahasa: Pilipino, Inggris. Ibu kota: Manila. Satuan mata uang: Peso Filipina (P).

 negeri ini dimasuki pertama kali sekitar  Sejarah Negara FILIPINA Lengkap
Bendera Filipina

 negeri ini dimasuki pertama kali sekitar  Sejarah Negara FILIPINA Lengkap
Lambang Filipina

Fisiografi
Dengan wilayah seluas 300.000 km2, Filipina terdiri dari rangkaian ribuan pulau besar dan kecil (sekitar 7.100 pulau). Tetapi dari semua pulau itu hanya sekitar 880 yang berpenduduk. Pulau-pulau terbesar di antaranya yakni P. Luzon, P. Mindanao, P. Samar, P. Negros, P. Palawan, P. Panay, P. Mindoro, P. Leyte, P. Cebu, dan P. Bohol. Pulau-pulau itu biasanya dikelompokkan menjadi empat kelompok: P. Luzon, Kep. Visayan, Kep. Mindanao, Kep. Palawan dan Sulu. Di cuilan timur rangkaian pulau tersebut terdapat Palung Mindanao (Palung Filipina), salah satu maritim paling dalam di dunia (sekitar 11.500 m).

 negeri ini dimasuki pertama kali sekitar  Sejarah Negara FILIPINA Lengkap

Di Filipina terdapat banyak pegunungan; sebagian besar di antaranya berjajar searah dengan kepulauan itu, yang dalam peta tampak berbentuk kapak besar. Di P. Luzon, misalnya, terdapat Peg. Cordillera Central, yang tampak sebagai tulang punggung pulau itu dan terdiri dari dua-tiga jajaran yang paralel, dengan ketinggian rata-rata 1.650 m. Barisan Sierra Madre memanjang di pantai timur maritim (panjang x 560 km dan lebar 15-50 km). Di Propinsi Nueva Vizcaya, Peg. Cordillera Central dan Peg. Sierra Madre membentang gotong royong dan membentuk Peg. Caraballo. Pegunungan Ilocos memanjang di da erah pantai baratlaut, dengan ketinggian kadang kala lebih dari 1.525 m.

 negeri ini dimasuki pertama kali sekitar  Sejarah Negara FILIPINA Lengkap

Di cuilan baratdaya terdapat Peg. Zambales, yang memuncak di High Peak (2.037 m). Pulau-pulau lain juga bergunung-gunung. Di P. Mindanao menonjol Peg. Diuata, yang membujur sepanjang pantai timur, seolah-olah terjepit di antara daerah pantai di timur dan lembah S. Agusan yang subur di barat. Di selatan S. Mindanao menjulang G. Apo (2.954m), sebuah gunung api aktif yang sekaligus merupakan gunung tertinggi di Filipina.
Selain itu, masih banyak gunung berapi Iain di negeri ini. Misalnya, G. Mayon, yang mencapai ketinggian 2.421 m, dan G. Taal, yang terletak di tengah D. Taal dan mungkin merupakan gmung api terendah di dunia. Hanya ada beberapa dataran rendah yang tergolong luas di negeri  Sedangkan dataran di daerah pantainya tidak ada yang mempunyai lebar lebíh dari 3 km.
Namun di daerah pegunungan terdapat beberapa dataran tinggi: dataran Cagayan dan Bihol (di Luzon), lembah S. Agusan dan S. Mindanao (di Mindanao). Sungai utama di negeri ini yakni S. Cagayan (344 km), S. Agno, S. Pampanga (di P. Luzon), S. Agusan dan S. Mindanao (di P. Mindanao). Sungai Pasig, yang mengalir lewat kota Manila, sanggup dilayari kapal kecíl dan cukup penting untuk perdagangan.

Iklím
Iklim di Filipina dipengaruhi oleh ciri pulau-pulaunya, posisinya di daerah tropis, barisan relíefnya, angin yang bertíup, dan ketinggian tiap daerah. Pengaruh garis balik hanya sedikit; bisa dikatakan, Zamboanga di selatan dan Aparri di utara mempunyaí iklim yang sama. Barisan pegunungan sangat mempengaruhi iklim setempat, sedangkan maritim mempengaruhi iklim di pulau-pulau kecil.
 negeri ini dimasuki pertama kali sekitar  Sejarah Negara FILIPINA Lengkap

Hujan turun secara tetap di semua daerah, berkisar dari 1.275 mm sampai 4.450 mm per tahun. Biasanya cuilan barat lebih banyak mendapatkan hujan dari angin trend barat daya (2.150-2.550 mm per tahun) dan kering selama trend salju alasannya terlindung dari angin trend timur laut. Angín angin puting-beliung menambah hujan di cuilan timur (Oktober- November).
Bagian pedalaman P. Luzon, P. Mindanao, dan Kep. Visayan mendapatkan hujan 1.650-1.900 mm per tahun (kebanyakan dalam bulan Juni-September). Sedangkan P. Bohol, cuilan timur P. Leyte, dan cuilan tengah P. Mindanao mendapatkan 1.900-2.150 mm per tahun.
Flora dan fauna
Sebagian hutan Filipina sudah dibabat untuk pertanian. Sebagian lagi habis dibakar, dan digantikan oleh alang-alang. Tetapi lebih dari 40 persen daratan negeri ini masih tertutup hutan, terutama di tempat pegunungan.

Baca Juga :   Sejarah Perekonomian Korea Selatan
 negeri ini dimasuki pertama kali sekitar  Sejarah Negara FILIPINA Lengkap
Sistem persawahan bertingkat di Filipina banyak terdapat di kaki pegunungan pada ketinggian 1.200 m di atas permukaan laut.

Kebanyakan vegetasi negeri ini homogen dengan vegetasi Kalimantan. Hutan tersebut di atas ditumbuhi oleh berbagaijenis pohon berkayu keras maupun lunak, termasuk mahoni dan pinus. Tumbuhan paku mencapai ribuan spesies. Kelapa dan bakau banyak tumbuh di tepi pantai.
Hutan Filípina didiami banyak sekali binatang liar. Berdasarkan inovasi fosil, diperkirakan bahwa gajah pernah ada di negeri ini. Mamalia lainnya yang masih hidup di sini antara lain yakni rusa, anoa, monyet, tenggiling, lemur, kancil, dan luwak. Di antara reptilia terdapat buaya dan kura-kura.
Penduduk
Filipina berpenduduk sekitar 61.971.000 orang (1989). Daerah yang paling padat penduduknya yakni daerah yang paling subur dan palin g intensif dibudidayakan, yakni daerah pantai Ilocos, cuilan tengah P. Luzon, P. Cebu, P. Negros, dan P. Panay. Sedangkan daerah yangjarang penduduknya yakni daerah pantai timur maritim P. Luzon, cuilan selatan dan pedalaman P. Mindanao, P. Palawan, dan cuilan barat P. Mindoro. 
Jumlah penduduk Filipina berkembang dengan cepat, antara Iain alasannya keluarga besar dengan lima anak atau lebih merupakan hal yang lazim dijumpai di sana. Antara tahun 1960 dan awal tahun 1980-an, jumlah penduduk rneningkat hampir dua kalí lipat, sehingga diperkirakan sanggup rnencapai 90 juta dalam tahun 2000 nanti.
Untuk mengendalikan laju pertambahan penduduk, perneríntah menggalakkan keluarga berencana. Sementara itu, pemerintah melaksanakan persiapan untuk menghadapi ledakan penduduk, antara lain dengan mendorong para petani untuk meningkatkan produksi materi makanan dan mendesak para pengusaha untuk memperluas lapangan kerja.
Mayoritas rakyat Filipina yakni keturunan orang Melayu yang tiba dari Malaysia dan Indonesia ribuan tahun yang lampau. Sebagian kecil penduduk termasuk kelompok etnis Cina, keturunan pendatang yang gres memasuki Filipína dalam abad-abad belakangan ini; sebagian lagi termasuk orang mestizo, adonan orang Melayu dengan orang Spanyol yang juga gres memasuki Filipina dalam abab-abad belakangan.
Di daerah-daerah terpencil hidup kelompok suku bangsa Negrito, keturunan penduduk “asli” yang telah mendiami kepulauan ini semenjak sekitar 30 kurun lalu, jauh lebih dulu daripada kelompok-kelompok etnis lainnya.
Bahasa resmi di Filipina yakni bahasa Pilipino, yang didasarkan pada bahasa Tagalog, salah satu dialek Melayu. Tetapi di samping itu ada banyak sekali bahasa daerah yang dipakai penduduk; yang paling penting di antaranya yakni bahasa Tagalog (terutama di Manila dan di cuilan tengah P. Luzon), bahasa Cebuano (terutama di Kep. Visayan), dan bahasa Ilocano (di P. Luzon utara), dan bahasa Ilongo (terutama di P. Panay dan P. Negros barat).
Sebagian besar orang Filipina juga memakai bahasa Inggris; bahkan Filipina merupakan negara pemakai bahasa In ggris terbesar ketiga di dunia, sesudah Amerika Serikat dan Inggris. Tetapi bahasa Pilípino lambat laun menggantikan bahasa Inggris di sekolah-sekolah dan siaran radio. Bahasa Arab juga diajarkan di daerah-daerah Islam.
Filipina merupakan satu-satunya negara Asia yang penduduknya kebanyakan menganut agama Kristen. Lebih dari 93 persen rakyat Filipina beragama Kristen; di antaranya sebagian besar (84%) menganut agama Kristen Roma, sedangkan yang lain masuk gerela khas Filipina, yakni Gereja Aghpayan (Gereja Independen Filipina), atau gereja-gereja Protestan. Penduduk yang beragama Islam (kira-kira 4%) terpusat di P. Mindanao selatan dan di Kep. Sulu. Animisme masih hidup di dae-
rah-daerah terpencil.
Kira-kira 89 persen rakyat Filipina sudah bebas dari buta aksara. Pendidikan dasar diberikan secara gratis dan diwajibkan. Pendidikan tinggi sanggup diperoleh di sekolah tinggi tinggi negeri atau swasta. Perguruan tinggi terbesar yakni Universitas Filipina (sejak tahun 1908) dan Universitas St. Thomas (sejak 1611). Banyak mahasiswa Filipina yang mengejar ilmu di luar negeri, terutama di Amerika Serikat.

Baca Juga :   Sejarah Awal Berdiri Negara Jepang

Pemerintahan
Filipina dibagi menjadi tiga belas daerah. Setiap daerah dibagi lagi menjadi beberapa propínsi yang dikepalai oleh seorang gubernur, sehingga seluruh Filipina terdiri dari 72 propínsi. Filipina yakni sebuah negara republik. Konstitusi gres negara ini, yang disahkan melalui plebisit yang diadakan 2 Februari 1987, memulihkan sistem yang dihapuskan pada tahun 1973 oleh presiden pada waktu itu, Ferdinand E. Marcos.

 negeri ini dimasuki pertama kali sekitar  Sejarah Negara FILIPINA Lengkap
Gedung Balai Kota Manila, salah satu bangunan yang indah di Filipina

Menurut konstitusi gres tersebut, presiden dipilih untuk masa bakti 6 tahun tanpa kemungkinan untuk dipilih kembali. Presiden sekaligus menjadi kepala negara dan kepala pemerintahan. Dalam menjalankan roda pemerintahan, ia dibantu oleh sebuah kabinet dengan anggota sejumlah menteri yang diangkat oleh presiden sendiri dan sanggup diberhentikan sewaktu-waktu.

 negeri ini dimasuki pertama kali sekitar  Sejarah Negara FILIPINA Lengkap
Monumen Jose Rizal di Manila, seorang patriot/pahlawan Filipina yang gugur ditembak pada tanggal 30 Desember 1896

Kuasa legislatif berada di tangan parlemen yang terdiri dari Majelis Perwakilan dan Senat. Pemilihan umum tahun 1987 diadakan untuk menentukan 250 anggota Majelis Perwakilan dan 24 anggota Senat. Dalam pemilihan ini, Partai Laban pertolongan Presiden Aquino berhasil merebut lebih banyak didominasi kursi.

Baca Juga :   Fisiografi Negara Bangladesh

Pengadilan tertinggi di Filipina yakni Mahkamah Agung, yang terdiri dari seorang hakim ketua dan sejumlah hakim tinggi. Pengadilan Banding, yang berhak meninjau kembali semua keputusan yang telah diambil oleh pengadilan-pengadílan di bawahnya, terdiri dari seorang hakim ketua dan sejumlah hakim lain. Filipina mempunyai sekitar 133.000 anggota militer, yang terdiri dari angkatan darat (62%), angkatan maritim (23%), dan angkatan udara (15%).

Ekonomi. Pertanian merupakan referensi ekonomi Filipina. Sebab, selain bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 45 persen dari seluruh tenaga kerja negeri ini, kesannya hampir memenuhi kebutuhan seluruh penduduk akan materi pangan, kendati dari seluruh wilayah Filipina gres sekitar 38 persen yang dibudidayakan. Hampir separuh dari tanah pertanian tersebut ditanami padi dan jagung, sedangkan yang separuh lagi ditanami kelapa, abaca (rami), pisang, tebu, nenas, tembakau, dan Iain-lain.

Hutannya, yang meliputi sekitar 40 persen dari seluruh wílayah Filipina, ditumbuhi pelbagai jenis pohon yang bernilai tinggi untuk perdagangan, di antaranya pohon banian, cedar, eboni, pinus, dan mahoni. Bambu, yang sanggup tumbuh di seluruh negeri ini, dipakai untuk banyak sekali kebutuhan penduduk, contohnya untuk materi bangunan, keranjang, perabot rumah, dan lain-lain.

Sektor perindustrían juga sekarang merupakan turnpuan keinginan Filipina. Sebab, kendati hanya bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 9 persen, sektor ini menyumbang sekitar 25 persen pendapatan nasional negeri ini, dan hanya terpaut satu tingkat di bawah sektor pertanian. Kemajuan ini dicapai antara lain berkat perjuangan pemerintah untuk memperlihatkan pinjarnan dan mengurangi pajak perindustrian. Hasil utama dari sektor ini yakni materi pangan, pupuk, mesin elektronik, watu bara dan minyak, sepatu dan tekstil, serta tembakau.

Dulu sektor pertambangan merupakan sektor ekonomi penting di Filipina. Namun sekarang sektor ini hanya menyurnbang sekitar 2 persen dari seluruh pendapatan nasional Filipina dan hanya bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 0,6 persen. Hasilnya antara Iain yakni watu kapur, krom, tembaga, perak, dan emas.

Untuk memenuhi banyak sekali kebutuhan dalam negeri, Filipina men gimpor minyak mentah, mesin-mesin, gandum, dan Iain-lain. Sebaliknya negeri ini berhasil mengekspor pelbagaí peralatan elektronik, kopra, kain, buah-buahan dan sayur-mayur, gula, hasil hutan, dan produk mineral. Rekan dagang utama negeri ini yakni Amerika Senkat, Jepang, dan Malaysia.

Negara kepulauan ini mempunyai jalan raya sepanjang 161.000 km lebih (1985),tetapi gres sekitar 13 persen yang sudah diaspal. Di P.Luzon terdapat jalan kereta api milik pemerintah sepanjang 1.000 km lebih, dan di P. Panay beroperasi kereta api milik swasta. Maskapai penerbangan negeri ini melayani kekerabatan udara dalam negeri (42 bandara) dan dengan luar negeri.

Baca juga: Tentang Negara Filipina