Sejarah Negara Korea Selatan

Posted on
Korea dimasuki pendatang untuk pertama kalinya lebih dari 5.000 tahun yang lalu. Akibat kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II, Korea potongan selatan jatuh ke tangan Amerika Serikat. Sesudah majelis nasional terbentuk, negeri ini dijadikan negara republik (15 Agustus 1948).
Tetapi setahun sehabis pasukan Amerika Serikat ditarik (pertengahan tahun 1949), negeri ini diserang Korea Utara. Intervensi Amerika Serikat semula tidak membawa hasil, tetapi kemudian pasukan Korea Utara sanggup dipaksa mundur berkat santunan pasukan PBB.
Keberhasilan pasukan PBB menerobos wilayah Korea Utara hingga mendekati Manchuria dan Siberia menciptakan R.R. Cina terjun ke kancah peperangan dan memaksa pasukan PBB mundur.

 Korea dimasuki pendatang untuk pertama kalinya lebih dari  Sejarah Negara Korea Selatan
Peta Buta Korea Selatan

 Korea dimasuki pendatang untuk pertama kalinya lebih dari  Sejarah Negara Korea Selatan
Peta Korea Selatan dengan negara tetangga

Usaha perdamaian yang diprakarsai PBB (1951) gres berhasil dua tahun kemudian dengan ditetapkannya garis 38″ LU sebagai perbatasan kedua negara. Berbagai prakarsa untuk menyatukan kedua Korea disambut dengan sinis oleh pemerintah Pyongyang.

Bendera Korea Selatan

 Korea dimasuki pendatang untuk pertama kalinya lebih dari  Sejarah Negara Korea Selatan
Bendera Korea Selatan

Lambang Negara Korea Selatan

 Korea dimasuki pendatang untuk pertama kalinya lebih dari  Sejarah Negara Korea Selatan
Lambang negara Korea Selatan

Menurut sumber Wikipedia, sejarah negara Korea Selatan ialah sebagai berikut :

Korea dimulai dengan pembentukan Joseon (atau lebih sering disebut dengan Gojoseon untuk menhindari persamaan nama dengan Dinasti Joseon pada periode ke 14) pada 2333 SM oleh Dangun. Gojoseon berkembang hingga potongan utara Korea dan Manchuria. Setelah beberapa kali berperang dengan Dinasti Han Gojoseon mulai berdisintegrasi.

Baca Juga :   Sejarah Negara Qatar Lengkap

Dinasti Buyeo, Okjeo, Dongye dan konfederasi Samhan menduduki Semenanjung Korea dan Manchuria Selatan. Goguryeo, Baekje, and Silla berkembang mengatur Tanjung Korea yang dikenal dengan Tiga Kerajaan Korea. Untuk pertama kalinya Semenanjung Korea berhasil disatukan oleh Silla pada tahun 676 menjadi Silla Bersatu.

Para pelarian Goguryeo yang selamat mendirikan sebuah kerajaan lain di sisi timur maritim semenanjung Korea, yakni Balhae. Hubungan antara Korea dan China berjalan dengan baik pada masa Dinasti Silla. Kerajaan ini runtuh jawaban adanya kerusuhan dan konflik yang terjadi di dalam negeri pada periode ke 10, Kerajaan Silla jatuh dan mengalah kepada dinasti Goryeo pada tahun 935.

Silla Bersatu karenanya runtuh di final periode ke-9, yang juga mengakhiri masa kekuasaan Tiga Kerajaan. Kerajaan yang baru, Goryeo, mulai mendominasi Semenanjung Korea. Kerajaan Balhae runtuh tahun 926 sebab serangan bangsa Khitan dan sebagian besar penduduk serta pemimpinnya, Dae Gwang hyun, mengungsi ke Dinasti Goryeo.

Tahun 993 hingga 1019 suku Khitan dari Dinasti Liao menyerbu Goryeo, tetapi berhasil dipukul mundur. Kemudian pada tahun 1238, Goryeo kembali diserbu pasukan Mongol dan setelah mengalami perang hampir 30 tahun, dua pihak karenanya melaksanakan perjanjian damai.

Baca Juga :   Sejarah Awal Berdiri Negara Ukraina

Pada tahun 1392, Taejo dari Joseon mendirikan Dinasti Joseon setelah menumbangkan Goryeo. Raja Sejong (1418-1450) mengumumkan penciptaan huruf Hangeul. Antara 1592-1598, dalam Perang Imjin, Jepang menginvasi Semenanjung Korea, tetapi sanggup dipatahkan oleh prajurit pimpinan Admiral Yi Sun-shin. Lalu pada tahun 1620-an hingga 1630-an Dinasti Joseon kembali menderita serangan dari (Dinasti Qing).

Pada awal tahun 1870-an, Jepang kembali berusaha merebut Korea yang berada dalam imbas Tiongkok. Pada tahun 1895, Maharani Myeongseong dibunuh oleh jasus Jepang. Pada tahun 1905, Jepang memaksa Korea untuk menandatangani Perjanjian Eulsa yang menyebabkan Korea sebagai protektorat Jepang dan pada 1910 Jepang mulai menjajah Korea.

Perjuangan rakyat Korea terhadap penjajahan Jepang dimanifestasikan dalam Pergerakan 1 Maret dengan tanpa kekerasan. Pergerakan kemerdekaan Korea yang dilakukan Pemerintahan Sementara Republik Korea lebih banyak aktif di luar Korea ibarat di Manchuria, Tiongkok dan Siberia.

Dengan menyerahnya Jepang pada tahun 1945, PBB menciptakan rencana manajemen bersama Uni Soviet dan Amerika Serikat, namun rencana tersebut tidak terlaksana. Pada tahun 1948, pemerintahan gres terbentuk: Korea demokratik (Korea Selatan) dan komunis (Korea Utara) yang dibagi oleh garis lintang 38 derajat. Pada 1950, Korea Utara menginvasi Korea Selatan yang dikenal dengan nama Perang Korea.

Baca Juga :   Sejarah Negara Kampuchea

Selengkapnya baca di Wikipedia Negara Korea Selatan

Profil Korea Selatan
Ibu kota (dan kota terbesar): Seoul
Lokasi: 37°33′LU 126°58′BT
Bahasa resmi: Korea
Pemerintahan: Republik presidensial
– Presiden: Moon Jae-in
– Perdana Menteri: Lee Nak-yeon
Legislatif: 국회
Gukhoe
Pendirian
– Kerajaan Goryeo: 918–1392 M
– Kerajaan Joseon: 17 Juli 1392
– Kekaisaran Korea: 13 Oktober 1897
– Pemerintahan sementara: 13 April 1919
– Republik Korea: 15 Agustus 1948
Luas
– Total: 100.210 km2 (109)
– Perairan (%): 0,3
Penduduk
– Perkiraan 2015: 51.448.183[1] (27)
– Kepadatan: 503/km2 (23)
PDB (KKB): Perkiraan 2015
– Total: $1.854 triliun[2] (13)
– Per kapita: $36.601[2] (29)
PDB (nominal): Perkiraan 2015
– Total: $1.435 triliun[2] (11)
– Per kapita: $28.338[2] (28th)
Gini (2014): 30,2 (sedang)[3]
IPM (2015): 0,901 (sangat tinggi) (18)
Mata uang: Won Korea Selatan (₩) (KRW)
Zona waktu: Waktu Standar Korea (KST) (UTC+9)
Lajur kemudi: kanan
Kode ISO 3166: KR
Ranah Internet: .kr dan .한국
Kode telepon: +82

Artikel negara Korea Selatan lainnya: