Sejarah Negara Myanmar Lengkap

Posted on
Negara Burma (Myanmar semenjak 12 Juni 1989), yang gres didiami pendatang dari Cina dan Tibet menjelang era ke-8, semula dikuasai raja-raja kecil, hingga dipersatukan oleh Raja Anarutha Agung pada era ke-11. Sesudah ditaklukkan Kubilai Khan (abad ke-13), negeri ini kembali terpecah-pecah hingga dipersatukan lagi di bawah Raja Tabinshweti (abad ke-16).
Kemudian Inggris berhasil menciptakan negeri ini menjadi sebuah koloni, tetapi pada tahun 1937 Burma diberi pemerintahan sendiri di bawah gubernur Inggris dan risikonya menjadi negara demokrasi parlementer di bawah Perdana Menteri U Nu (1948 – 1962). U Nu digulingkan oleh Brigjen Ne Win, yang kemudian memegang jabatan presiden dan semenjak 1972 juga menjabat ketua Partai Program Sosialis Burma.
Ne Win, yang berusaha menumpas kaum separatis dan banyak sekali kelompok minoritas di negara itu, digantikan oleh San Yu sebagai presiden pada tahun 1987 dan risikonya terpaksa mundur dari jabatan ketua partai pada tahun 1988, menyusul pergolakan yang ditimbulkan kalangan oposisi.
 yang gres didiami pendatang dari Cina dan Tibet menjelang era ke Sejarah Negara Myanmar Lengkap
Bagunan bersejarah Pagoda Ananda di Kota Pagan, yang dibangun pada era ke-11.
MYANMAR, negara sosialis di Asia Tenggara; berbatasan dengan Bangladesh di sebelah barat, dengan India dan R. R.Cina di sebelah utara, Laos di sebelah timur, Thailand di sebelah tenggara dan Teluk Benggala di sebelah selatan. Luas: 676.577 km2. Penduduk: 39893000 (1989). Kepadatan penduduk: 59/ kmz. Agama: Budha (89,4%); Katolik (4,9%); Islam (3,8%); Hindu (O,5%); doktrin suku (1,1%); lain-lain (03%). Bahasa: Burma. Ibu kota: Yangon. Satuan mata uang: Kyat (K).

 yang gres didiami pendatang dari Cina dan Tibet menjelang era ke Sejarah Negara Myanmar Lengkap

Fisiografi
Negeri Myanmar terbentuk dari dua unsur struktural yang pokok, yakni sederetan lipatan di sebelah barat dan sebuah patahan blok masif di sebelah timur. Kedua penggalan ini berjajar dari utara ke selatan. Jajaran sebelah barat meliputi barisan Letha, Bukit Chin dan Pegunungan Arakan Yoma, yang diliputi hutan-hutan lebat, terpisah satu sama lain oleh lembah-lembah yang dalam dan panjang, dan membentuk batas antara Myanmar, India dan Bangladesh.
Di penggalan barat menjulang Gunung Victoria (3.053 m). Wilayah pegunungan lain meliputi penggalan paling utara. Di perbatasan dengan R.R. Cina terdapat gunung paling tinggi, yakni Gunung Hkakabo Rizi (5.881 m).
Di antara jajaran penggalan barat dan masif sebelah timur terdapat sebuah dataran rendah aluvial yang membentang dari kawasan delta dan lembah Sungai Irawadi dan lembah Sungai Sittang hingga ke dataran pedalaman Mandalay. Lebih dari separuh wilayah Myanmar terletak di lembah Sungai Irawadi dan cabang-cabangnya. Sungai besar ini memiliki hulu di pegunungan-pegunungan sebelah utara, mengalir ke selatan dan bermuara di L. Andaman.
Di penggalan timur dataran rendah ini terletak Plato Shan, yang bergelombang dan terdiri dari batu-batu kristal, tanah liat dan serpih-serpih; tingginya rata-rata kurang dari 900 m di atas permukaan laut. Dari arah timur maritim masuk Sungai Salween, melintasi plato lewat lembah yang sempit.
Dari Teluk Martaban, wilayah Myanmar menjulur kira-kira 800 km ke arah selatan antara perbatasan dengan Thailand dan Laut Andaman.
Iklim
Seperti negara-negara lain di Asia Tenggara, Myanmar juga beriklim tropis. Ada tiga ekspresi dominan yang menonjol di sini, yakni: ekspresi dominan hujan (Mei-Oktober) akhir angin ekspresi dominan barat daya yang hangat dan lembab; ekspresi dominan kemarau yang sejuk akhir angin ekspresi dominan barat maritim (November-pertengahan Pebruari); dan ekspresi dominan kemarau yang panas.
Di kebanyakan tempat, lebih dari 80 persen hujan tahunan terjadi selama ekspresi dominan hujan. Curah hujan di suatu tempat sebagian besar tergantung pada jarak tempat tersebut dari pantai, pada relief, dan pada keterbukaannya akan angin ekspresi dominan barat daya yang datang.
Dataran Tinggi Mandalay dikenal sebagai Zona Kering, terletak di kawasan bayangan hujan Pegunungan Arakan Yoma, jadi mendapatkan hujan kurang dari 750 mm; sedang di Moulmein (Maulamyaing) dan Tavoy di pantai Tenasserim curah hujan rata-rata 5.000 mm per tahun. Kebanyakan penggalan pedalaman, termasuk Plato Shan, mendapatkan hujan 1.3001.900 mm per tahun.
Di Yangon suhu rata-rata 27°C, tetapi daerah-daerah sebelah utara umumnya lebih dingin. Suhu maksimum terjadi pada bulan April, sedang bulan Desember dan Januari merupakan bulan-bulan terdingin. Di Zona Kering suhu udara kadang kala lebih dari 30°C.
 yang gres didiami pendatang dari Cina dan Tibet menjelang era ke Sejarah Negara Myanmar Lengkap
Patung penjaga berbentuk singa di kompleks percandian sekitar Stupa Shwe-Dagon, Yangon, Myanmar
Flora dan fauna
Wilayah pantai Myanmar sebagian besar tertutup oleh hutan hujan tropis, tetapi di dataran rendah pedalaman lebih banyak terdapat hutan berganti daun. Di Plato Shan, hutan yang lebih lebat terdapat di penggalan yang lebih rendah, tetapi tidak begitu luas dibanding hutan yang terbuka dan sabana, walaupun di sana juga terdapat hutan hujan yang membentang jauh hingga ke lembah Sungai Salween.
Di pegunungan utara terdapat hutan subtropis dan hutan iklim sedang yang ditumbuhi pohon pinus, ek, berangan dan paku, dan umumnya menutupi ketinggian di atas 1.000 m. Satwa liar yang terdapat di hutan ini antara lain gajah, harimau, kerbau liar, rusa, dan banyak sekali jenis ular.
Penduduk
Penduduk Myanmar terdiri dari beberapa kelompok etnis. Kelompok terbesar yaitu orang Burma turunan Tibet-Burma, yang mewarisi peradaban bangsa-bangsa Pyus dan Mon yang menempati wilayah Irawadi.
Dewasa ini orang Burma meliputi sekitar 69% penduduk Myanmar. Kelompok suku lain yaitu Shan (8,5%), Karen (6,2%), Rakhin (4,5%), Mon (2,4%), Cina (2,2%), Kachin (1,4%), dan lain-lain. Kebanyakan orang Burma tinggal di desa dan terpusat di sekitar kuil-kuil Budha. Kota-kota terbesar yaitu Yal ngon, Mandalay, dan Moulmein.
Penduduk yang menganut agama Budha tercatat sekitar 89,4 persen. Lebih dari 78 persen penduduk sudah sanggup membaca dan menulis, tetapi hanya sekitar 66 persen yang sanggup berbicara dalam bahasa Burma resmi. Selain bahasa Burma juga digunakan bahasa Inggris. Di sekolah-sekolah menengah bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa kedua, walaupun bahasa Burma tetap digunakan sebagai bahasa pengantar.
 yang gres didiami pendatang dari Cina dan Tibet menjelang era ke Sejarah Negara Myanmar Lengkap
Salah satu perkampungan di kawasan padat penduduk di lembah Sungai Irawadi.
Pemerintahan
Pada tahun 1962 perebutan kekuasaan militer mengakhiri demokrasi parlementer di Myanmar dan selanjutnya pemerintahan dipegang sebuah Dewan Revolusioner di bawah pimpinan Ne Win. Ne Win memerintah dengan dekrit melalui sebuah dewan menteri. Tahun 1972 diumumkan sebuah rencana undang-undang, yang memungkinkan pemerintahan kembali ke pemerintahan sipil dan beralih ke sistem sosialis.
Partai yang berkuasa, Burma Socialist Program Party (BSPP), diketuai Ne Win. Tahun 1976 terjadi percobaan perebutan kekuasaan tetapi gagal, dan tahun berikutnya Ne Win dikukuhkan kembali sebagai ketua BSPP (sampai tahun 1988).
Ekonomi
Pertanian, acara ekonomi terpenting di Myanmar, menawarkan lebih dari sepertiga GNP-nya. Kira-kira 15 persen dari seluruh lahan ditanami dan kira-kira 65 persen penduduk tergantung pada perjuangan pertanian. Cara-cara bertani di Myanmar tergantung pada keadaan setempat.
Pertanian dengan sistem tebang-bakar masih banyak dilakukan oleh penduduk di kawasan pegunungan atau dataran tinggi; sistem tadah hujan banyak dilakukan di daerah-daerah kering, sementara sistem tanam sawah tergantung pada turunnya hujan.
Para petani di bagian-bagian delta yang tinggi biasanya mengairi sawah mereka, tetapi yang di penggalan lain tergantung pada luapan air yang muncul secara teratur setiap tahun. Di kawasan tropis Tenasserim flora ekspor menyerupai karet diusahakan di tanah-tanah perkebunan.
Tanaman pangan yang utama di Myanmar yaitu padi. Lebih dari 50 persen lahan pertanian terdapat di daerah-daerah delta. Sebelum Perang Dunia II Myanmar mengekspor 3 juta ton beras tiap tahun. Beras tetap meru. pakan komoditi utama walaupun belakangan ini jumlahnya berkurang.
Tanaman lain: teh (di Plato Shan), tembakau (di penggalan utara), tebu (di lembah Sungai Sittang), dan majemuk sayuran (di kawasan pantai Arakan). Tanah di Zona Kering banyak diolah untuk flora gandum, jagung, kapas, wijen, dan lain-lain.
Untuk meningkatkan produksi beras pemerintah berusaha membantu petani dengan banyak sekali cara menyerupai mengadakan land red form, menaikkan harga beras (semua beras harus dijual kepada pemerintah), dan memperkenalkan varietas padi unggul. Penipisan hara akhir sistem monokultur ditanggulangi dengan proteksi pupuk kimia. Sementara itu mekanisasi telah mengalami kemajuan, walaupun lebih banyak pemakai ternak dibandingkan dengan pemakai traktor.
Lebih dari 60 persen daratan Myanmar tertutup oleh hutan, tetapi banyak di antaranya yang belum diolah sebab transportasi belum memadai. Jenis kayu yang paling penting di sini yaitu jati dan kayu besi (pyinkado); kayu gelondongan diangkut ke tepi sungai dengan memakai gajah terlatih dan selanjutnya dihanyutkan ke pabrik penggergajian. Tiap tahun hutan Myanmar menghasilkan kayu jati lebih dari 300.000 ton dan kayu keras kira-kira 1 juta ton dengan 30.000 tenaga kerja.
Ikan termasuk materi masakan penting bagi orang Myanmar. Ikan diperoleh terutama dari kolam-kolam ikan yang ada di sekitar Yangon. Di Mauhin dan Hanthawaddy sudah ada sentra penelitian ikan, sedangkan di Mergui sudah didirikan sekolah perikanan.
Walaupun Myanmar kaya akan mineral, kekayaan itu gres sedikit yang diolah. Ladang minyak di Chauk dan di Yenangyaung dulu menjadi korban Perang Dunia II, tetapi sekarang sudah dibangun kembali Di Syriam terdapat sebuah pabrik penyulingan minyak bumi. Di Chauk terdapat endapan gas alam.
Timah dan tungsten ditambang di Tenasserim, sedang antimon digali di Plato Shan. Selain itu masih ada jenis mineral lain, menyerupai seng, merkuri, dan kerikil bara.
Industri terutama terdiri dari industri pengolahan hasil pertanian, hasil hutan dan mineral. Sejak Myanmar merdeka, pemerintah mengusahakan pabrik pengolahan barang-barang kebutuhan dalam negeri yang sebelumnya diimpor.
Pabrik pupuk, misalnya, telah dibangun di Sale dan di Kynchaung. Hampir semua perjuangan perindustrian dikendalikan oleh pemerintah, sedang perusahaan swasta dan perusahaan absurd sudah tidak ada.
Angkutan sungai masih banyak digunakan di Myanmar. Sungai Irawadi sanggup dilayari hingga ke Myitkyina, Sungai Chindwin hingga sejauh 650 km. Sungai Sittang dan Sungai Irawadi dihubungkan oleh susukan sepanjang 100 km.
Selain angkutan sungai, jalan darat juga terus dikembangkan walaupun sebagian besar belum diaspal. Jaringan jalan kereta api terutama menghubungkan Yangon dengan Pye (Prome), Mandalay dan Myitkyina. Pelabuhan Yangon memiliki peranan besar dalam perdagangan luar negeri. Kota pelabuhan lain, Moulmein, gres dalam tahap pengembangan. Yangon juga berfungsi penting sebagai pelabuhan udara internasional di samping sebagai jalur penghubung dengan kota-kota penting lain di Myanmar.
 yang gres didiami pendatang dari Cina dan Tibet menjelang era ke Sejarah Negara Myanmar Lengkap
Kayu jati gelondongan siap ekspor diangkut ke pelabuhan ekspor melalui Sungai Irawadi.
Beras, kayu, barang-barang logam diekspor antara lain ke Singapura, Indonesia, Amerika Serikat, dan Negeri Belanda. Barang-barang impor penting, antara lain mesin-mesin, alat-alat angkutan, barang-barang logam, kertas pupuk, dan obat-obatan, dibeli dari banyak sekali negara, terutama dari Jepang, Jerman Barat Singapura, Inggris dan Amerika Serikat.
Silahkan baca juga: Tentang negara Myanmar

Baca Juga :   Sejarah Negara Benin Di Afrika Barat