Sejarah Negara Qatar Lengkap

Posted on
Daerah yang kini disebut Qatar sudah ditempati penduduk kira-kira 1.000 tahun yang lalu, tetapi pemerintahan yang berpengaruh gres ada pada final tahun 1700-an, saat Wahabi, sebuah sekte Islam dari Arab Saudi, menguasai Qatar.
Pada permulaan tahun 1800-an, para sheik dari keluarga zal-Thani memimpin suku-suku Qatar, tetapi kemudian Ottoman Turki meluaskan kekuasaannya hingga ke Qatar. Selanjutnya, semenjak tahun 1916, Qatar menjadi kawasan protektorat Inggris; kedaulatan Qatar diakui, tetapi urusan luar negeri tetap dipegang oleh Inggris.
Baru pada tahun 1971 Qatar menjadi negara merdeka sepenuhnya di bawah Emir Ahmad bin Ali al-Thani, dan menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pada tahun berikutnya, Khalifa bin Hamad al-Thani menggulingkan Ahmad dan menggantikan saudara sepupunya itu sebagai emir.
QATAR, kerajaan (emirat) di Semenanjung Arab; berbatasan dengan Teluk Persia (utara dan timur), Uni Emirat Arab (tenggara), Arab Saudi (barat daya), dan Teluk Bahrcin (barat). Luas: 11.400 km2. Penduduk: 342.000 (1989). Kepadatan penduduk: 30/km2. Agama: Islam (92,4%); Nasrani (5,9%); Hindu (1,1%); Bahai (0,2%); lain-lain (0,4%). Bahasa: Arab. Ibu kota: Doha. Satuan mata uang: Riyal Qatar (QR).

 Daerah yang kini disebut Qatar sudah ditempati penduduk kira Sejarah Negara Qatar Lengkap
Peta letak negara Qatar

Fisiografi
Qatar memiliki wilayah seluas 11.400 km2, meliputi seluruh Semenanjung Qatar yang menjulur ke Teluk Persia dengan ukuran panjang sekitar 160 km dan lebar 55-80 km. Permukaan tanahnya umumnya rendah. Puncak tertinggi hanya sekitar 344 m.
Di bab selatan lebih banyak didominasi bukit-bukit pasir, sedang dibagian utara terdapat padang rumput. Di kawasan pantai terdapat dataran garam (sabkha) dan sejumlah pulau kecil, sebagian di antaranya hanya berupa pulau karang.
Iklimnya panas dan kering. Suhu udara pada demam isu panas kadang kala hingga 50°C. Curah hujan jarang melebihi 100 mm per tahun. Karena itu, negara ini sangat kekurangan sumber air, dan harus menyuling air maritim untuk memenuhi kebutuhan akan air minum.
Penduduk
Qatar berpenduduk kira-kira 340.000 orang. Sekitar 88 persen penduduknya hidup di kawasan perkotaan dengan pelbagai mata pencaharian. Penduduk ibu kota Doha (250.000) hampir mencapai tiga perempat dari seluruh penduduk. Penduduk pedesaan umumnya hidup sebagai nelayan, pencari mutiara atau petani. Di kawasan pedalaman masih sanggup dijumpai suku nomad Badui.
Sebagian besar penduduknya yakni orang Arab, yang terdiri dari penduduk orisinil dan pendatang dari negara-negara Arab lain (termasuk sejumlah pengungsi Palestina). Di negeri ini hidup sejumlah pendatang dari negara-negara non-Arab, contohnya dari Pakistan dan India. Umumnya pendatang ini berimigrasi ke Qatar untuk bekerja di perusahaan minyak negeri ini.
Bahasa resmi di Qatar yakni bahasa Arab, tetapi bahasa Inggris juga banyak dipakai dalam komunikasi dengan warga negara asing.
Sebagian besar penduduk Qatar memeluk agama Islam; hanya ada sejumlah kecil yang memeluk agama Kristen, Hindu, Baha’i atau agama lainnya. Di antara umat Islam tersebut, penduduk orisinil umumnya menganut fatwa Wahabi (salah satu cabang fatwa Sunni), yang cenderung bersikap konservatif dan puritan.
Di negeri ini pendidikan tidak dikenakan biaya. Wajib mencar ilmu diterapkan pada belum dewasa berusia 6-16 tahun. Jumlah sekolah terus ditingkatkan. Sementara itu, ratusan putra Qatar menuntut ilmu di sekolah tinggi tinggi di luar negeri. Tetapi, dari seluruh penduduk berusia 15 tahunke atas, gres sekitar 60 persen yang sudah bebas dari buta aksara. Untuk memberantas buta huruf di kalangan orang dewasa, didirikan sekolah khusus.
Pemerintahan
Negara Qatar berbentuk monarki konstitusional. Perundang-undangan disusun menurut aturan Islam. Kepala negara dan pemerintahan yakni seorang emir dari dinasti al-Thani (sejak permulaan tahun 1800-an). Dalam menjalankan roda pemerintahan, ia dibantu oleh sejumlah menteri yang ditunjuknya sendiri. Selain itu, ia dibantu oleh sebuah tubuh penasihat.

Baca Juga :   Sejarah Negara Republik Uruguay
 Daerah yang kini disebut Qatar sudah ditempati penduduk kira Sejarah Negara Qatar Lengkap
Bendera negara Qatar

 Daerah yang kini disebut Qatar sudah ditempati penduduk kira Sejarah Negara Qatar Lengkap
Lambang Negara Qatar

Ekonomi
Berkat minyak, Qatar telah berubah dari sebuah negara miskin di kawasan gurun yang gersang menjadi sebuah negara makmur. Penemuan minyak telah mengubah masyarakat, dari masyarakat pencari mutiara, nelayan, dan penggembala menjadi masyarakat sejahtera dengan ekonomi yang lebih beranekaragam. Dan berkat minyak, di Qatar tersedia banyak lapangan kerja yang layak, terutama semenjak tahun 1060-an.

 Daerah yang kini disebut Qatar sudah ditempati penduduk kira Sejarah Negara Qatar Lengkap
Penambangan minyak lepas pantai Qatar di Teluk Persia.

Negara ini merupakan salah satu negara penghasil minyak terbesar di Teluk Persia. Sebagian besar pendapatan negara diperoleh d ari minyak. Cadangan minyaknya diperkirakan mencapai kira-kira 6 milyar barel.

 Daerah yang kini disebut Qatar sudah ditempati penduduk kira Sejarah Negara Qatar Lengkap
Ladang minyak Qatar
saat masih dalam proses
pengeboran.
Dengan memakai pendapatan dari minyak, industri-industri lain terus dikembangkan, biar negara tidak hanya tergantung pada minyak. Untuk itu dibangun pabrik pupuk, semen, petrokimia, baja, dan lain-lain. Juga dibangun pembangkit tenaga listrik, akomodasi angkutan yang lebih baik, dan pabrik penyulingan air laut.
Kendati hasil minyak telah menciptakan Qatar menjadi negara makmur, perjuangan penangkapan ikan terus dikembangkan, tetapi pencarian mutiara mengalami penurunan. Hasil buah-buahan masih terus ditingkatkan, sedang hasil sayur-sayuran sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Lebih dari separuh barang ekspor negara ini dikirim ke Jepang. Barang ekspornya yang utama yakni minyak mentah, tetapi ada juga sayur-sayuran yang sanggup diekspor. Mesin-mesin, kendaraan bermotor, barang-barang elektronik, banyak sekali materi pangan dan materi bangunan, semuanya masih harus diimpor dari luar negeri, terutama dari Jepang, Inggris, Jerman Barat, Amerika Serikat, Italia, dan Perancis.

Baca Juga :   Iklim Republik Rakyat Cina

Baca juga: 3 Peta Negara Qatar