Sejarah Negara Suriah Lengkap

Posted on
Keadaan geografi merupakan faktor yang sangat memilih dalam sejarah Sunah, negeri yang sudah dihuni insan semenjak Zaman Batu. Karena terletak di persilangan jalur perdagangan dan militer antara Laut Tengah, Mesopotamia, dan Mesir, maka Suriah menjadi sasaran penyerbuan dari negara-negara tetangganya.
Penyerbuan pertama dilakukan oleh orang Amori (3.000 SM), yang disusul oleh orang Kanaan (Fenisia), Aram, Yahudi, Hittit (2000 SM), Mesir, Assyria (abad ke-8 SM), Persia (abad ke-6 SM), Iskandar Agung (332 SM), Roma (64-63 SM), Arab (635 M), Turki (1517), dan Perancis (1920). Suriah gres merdeka tahun 1944. 
Sejak Israel berdiri (1948) dan menduduki Dataran Tinggi Golan di cuilan barat daya (1967), Suriah beberapa kali terlibat perang terbuka (bersama negara-negara Arab) melawan Israel, hingga gencatan senjata antara kedua negara tercapai pada tahun 1982.

Pada tahun 1976, sekitar 30.000 tentara Suriah menyerbu Libanon untuk menengahi perang saudara yang berkecamuk di negeri itu dan untuk memadamkan perlawanan gerilyawan Palestina dan milisi Kristen.

 Keadaan geografi merupakan faktor yang sangat memilih dalam sejarah Sunah Sejarah Negara Suriah Lengkap
Peta letak negara Suriah

SURIAH, republik di cuilan timur Laut Tengah, Asia Barat daya; berbatasan dengan Turki (utara), Irak (timur), Yordania (selatan), Israel (barat daya), Libanon dan Laut Tengah (barat). Luas: 185.180 km2. Penduduk 12.210.000 (1989). Kepadatan penduduk: 66/km2. Agama: Islam (89,6%); Nasrani (89%); lain-lain (1,5%). Bahasa: Arab, Kurdi, Armenia, dan Suriah. Ibu kota: Damascus. Satuan mata uang: Pound Suriah (LS). 

 Keadaan geografi merupakan faktor yang sangat memilih dalam sejarah Sunah Sejarah Negara Suriah Lengkap
Menara benteng Halep (Allepo) di Suriah, dibangun pada tahun 1406 pada masa Sultan Faraj ibn Barquq (Sultan Mameluk)

 Keadaan geografi merupakan faktor yang sangat memilih dalam sejarah Sunah Sejarah Negara Suriah Lengkap
Benteng Allepo di utara Suriah, dipugar dengan ukuran yang lebih luas pada era ke-16 sehabis kehancurannya pada era ke-12.

 Keadaan geografi merupakan faktor yang sangat memilih dalam sejarah Sunah Sejarah Negara Suriah Lengkap
Suriah kaya akan bangunan kuno era pertengahan. Tampak Benteng Chevaller yang dibangun pada era ke-12, terletak antara kota Tartus dan Homs.

Fisiografi
Suriah mempunyai pemandangan alam yang berbeda-beda. Di cuilan barat, termasuk cuilan utara Pegunungan Levant, tanahnya subur, dan curah hujan melebihi 380 mm per tahun. Daerah di cuilan utara meliputi sebagian besar kawasan stepa ”Fertile Crescent” yang membentang dari Laut Tengah hingga ke Mesopotamia (al-Jazirah). Di cuilan tengah dan tenggara terdapat Gurun Suriah, cuilan dari Gurun Arab.

Bagian barat Suriah menyerupai sekali dengan Negara Libanon. Dataran pantai Laut Tengah di manamana sempit, kecuali di cuilan paling selatan, di mana terdapat sebuah dataran rendah, yaitu Lembah Tarabulus-Hims (Tripoli-Homs), yang memisahkan Gunung Libanon dari Pegunungan Ansariyah, sebuah pegunungan yang membentang ke arah utara ke perbatasan Turki akrab Antakya (Antiokia kuno) pada ketinggian 900 – 1.200 m.

Di timur Pegunungan Jabal al Ansariyah, terletak Depresi Ghab, sebuah lembah yang merupakan cuilan dari lembah retak besar Laut Mati – Teluk Aqaba; depresi yang berawa-rawa itu telah diairi dan direklamasi. Nahr al-Asi (Sungai Orontes), yang berhulu di Libanon, mengalir lewat Depresi Ghab menuju Turki.

Di timur sungai itu terletak Jabal Zawiye, cuilan tepi plato stepa dan Gurun Suriah, dengan ketinggian rata-rata 600 m. Gurun dan stepa itu membentang ke arah timur Sungai Eufrat yang masuk dari Turki dan melewati Suriah mulai dari Jarabulus hingga ke Abu Kamal; caban gnya yang paling besar di Suriah ialah Sungai Khabur. Gurun itu berbatu-batu dan mempunyai jaringan wadi yang dangkal.

Baca Juga :   Sejarah Awal Berdiri Negara Perancis (France)

Perbatasan barat daya Suriah dengan Libanon bertepatan dengan puncak Pegunungan Sharqi (Pegunungan Anti Libanon) dan Pegunungan Shaykh (Gunung Hermon) pada ketinggian rata-rata 2.000 m lebih. Gunung Hermon itu sendiri mencapai 2.814 m.

Sungai-sungai yang muncul dari pegunungan ini mengairi lembah-lembah dan oase-oase pada tepi gurun itu. Oase yang terbesar ialah oase Ghutah dan oase Damascus, yang diairi oleh Sungai Barada dan Sungai Awadji.

Gurun dan stepa Suriah yang monoton itu dipotong oleh beberapa pegunungan yang rendah, yang membentang ke arah timur maritim hingga ke Palmyra dan Sungai Eufrat. Di selatan, kawasan perbukitan vulkanis Jabal ad-Duruz mencapai ketinggian 1.801 m. Di antara perbukitan itu dan Pegunungan Shaykh terletak dataran Hauran (Bashan), yang berbatu-batu tetapi subur. 

Iklim
Suriah mengalami iklim Laut Tengah yang ekstrem dengan dampak gurun di cuilan timur dan selatan. Kira-kira sepertiga wilayah Suriah mendapatkan lebih dari 125 mm hujan per tahun; tetapi di sebelah barat dari jalur yang melewati As-Suwayda, Damascus, Hims, Hamah dan Halab (Aleppo), dan di utara Ar-Raqqah dan Al-Hasakah, curah hujan rata-rata 250-375 mm per tahun.

Daerah pegunungan yang tinggi dan kawasan pantai mendapatkan lebih dari 750 mm. Musim hujan berlangsung dari September hingga Mei, dan hujan paling lebat turun dari bulan Desember hingga Maret.

 Keadaan geografi merupakan faktor yang sangat memilih dalam sejarah Sunah Sejarah Negara Suriah Lengkap
Daerah pertanian pada ladang bertingkat (teras) dan beririgasi di Kota Hama, Suriah. Di kawasan ini curah hujan sangat kecil sehingga pengairan mutlak diperlukan.

Di pantai, ekspresi dominan hambar sangat lembut, dengan suhu siang hari mencapai 15° – 20°C kecuali jika diserang angin dingin, tetapi ini jarang terjadi. Pada ekspresi dominan dingin, suhu di pedalaman lebih hambar (-5°C – 10°C), sedang suhu di pegunungan sanggup turun hingga di bawah titik beku dan salju sanggup turun dengan lebat. Di gurun sering juga turun salju.

Pada ekspresi dominan panas, suhu di pedalaman sering mencapai 40°C. Daerah pantai dan pegunungan lebih dingin, tetapi di mana-mana ekspresi dominan panas merupakan suatu masa kekeringan dan langit hampir tanpa awan. 

Flora dan fauna
Gurun Suriah tidak terlalu kering untuk kehidupan tumbuh-tumbuhan. Pada ekspresi dominan semi, gurun itu tampak cerah dengan bunga-bunga liar yang berwarna-warni, tetapi ini tidak lama. Rumput-rumputan juga tumbuh sedikit, tetapi cukup untuk biribiri, kambing dan unta.

Suriah cuilan barat ditumbuhi perdu yang pendek di sana-sini, dan hutannya ditumbuhi pohon ek, pinus, cedar, zaitun liar, dan cypress (semacam cemara). Hutan lindung yang paling baik terdapat di Pegunungan Ansariyah.

Gazele masih sanggup ditemukan di gurun bersama dengan kelinci, rubah, dan hewan pengerat (rodent). Bagian pedalaman pegunungan sering didatangi kucing liar, serigala, babi liar, dan bahkan beruang. Unggas liar dari bermacam-macam jenis hidup di kawasan rawa-rawa di sekitar danau tertentu. Di danau yang besar dan sungai, terdapat ikan trout dan jenis-jenis ikan air tawar lainnya.

Baca Juga :   Sejarah Awal Berdiri Negara Belanda
Penduduk
Penduduk Suriah diperkirakan berjumlah sekitar 12,2 juta, dengan kepadatan sekitar 66 orang/km2 dan pertambahan rata-rata 3,8 persen per tahun. Jumlah penduduk perkotaan seimbang dengan jumlah penduduk pedesaan. Daerah paling padat penduduknya ialah cuilan barat dan timur laut, terutama kawasan sepanjang sungai.

Mayoritas penduduk Suriah termasuk kelompok etnis Arab (89%). Di antara kelompok minoritas, orang Kurdi merupakan kelompok terbesar (6,3 %); selebihnya termasuk kelompok etnis Armenia, Turki, Yahudi, Badui, dan lain-lain.

Bahasa resmi di negeri ini ialah bahasa Arab. Pemakaian bahasa Arab secara mulut di seluruh negeri ini sangat seragam; perbedaan kecil hanya ada antara satu kawasan dengan kawasan lainnya serta antara umat Islam dan umat Kristen. Umumnya, masyarakat pemakai bahasa bukan-Arab (Kurdi, Armenia, Turki, Suriah, dan lain-lain) sanggup memahami bahasa resmi tersebut.

Sekitar 90 persen penduduk Suriah beragama Islam; di antaranya sebagian besar menganut pemikiran Sunni, sedangkan yang lain menganut pemikiran ‘Alawites, Druze, Syiah. dan lain-lain. Umat Nasrani (89%) juga terbagi atas beberapa gereja.

Wajib berguru sudah usang diterapkan di m. geri ini bagi belum dewasa berusia 7 tahun ke atas. Tetapi dari seluruh penduduk berusia 15 tahun ke atas, lebih dari separuh masih buta aksara. Kini di negeri ini terdapat 8.945 sekolah dasar, 1.810 sekolah menengah, dan 80 perguruan tinggi tinggi.

Pendidikan tingkat dasar diberikan kepada belum dewasa berusia 5-12 tahun, dan pendidikan tingkat menengah diberikan kepada belum dewasa berusia 12-18 tahun.

Pemerintahan
Suriah ialah sebuah negara republik. Menurut Konstitusi 1973, kuasa legislatif di negeri ini dipegang oleh Dewan Rakyat. yang anggota-anggotanya (195 orang) dipilih untuk masa bakti 4 tahun oleh semua warga negara berusia 18 tahun ke atas.

 Keadaan geografi merupakan faktor yang sangat memilih dalam sejarah Sunah Sejarah Negara Suriah Lengkap
Bendera negara Suriah

Kepala negara ialah presiden yang dipilih untuk masa bakti 7 tahun oleh para anggota partai yang menguasai dominan dingklik dalam Dewan Rakyat. Ia juga memegang kekuasaan tertinggi atas pemerintahan yang dijalankan oleh sebuah kabinet di bawah pimpinan seorang perdana menteri.

 Keadaan geografi merupakan faktor yang sangat memilih dalam sejarah Sunah Sejarah Negara Suriah Lengkap
Lambang negara Suriah

Kecuali Partai Komunis, semua partai politik yang ada di negeri ini membentuk satu koalisi (Front Progresif Nasional). Sejak tahun 1973, Partai Ba’th berhasil merebut dominan dingklik dalam Dewan Rakyat.

Ekonomi
Ekonomi Suriah bertumpu pada sektor pertanian dan industri. Angkatan kerjanya paling banyak diserap oleh sektor pertanian.

Daerah yang paling subur di negeri ini ialah kawasan stepa di cuilan barat dan utara, yang sanggup ditumbuhi gandum dan barley tanpa irigasi. Daerah sekitar oase Damascus dan sepanjang 3. Eufrat juga subur dan sanggup ditumbuhi aneka macam jenis tanaman. 

 Keadaan geografi merupakan faktor yang sangat memilih dalam sejarah Sunah Sejarah Negara Suriah Lengkap
Bendungan Al-Thawra di Sungai Eufrat dengan Waduk Assad, tamat dibangun tahun 1974.
Baca Juga :   Sejarah Awal Berdiri Negara Italia

Di samping padi-padian, tumbuhan yang paling banyak dibudidayakan ialah sayur-sayuran, anggur, dan buah-buahan lainnya. Di Distrik Ladhiqiyah banyak ditanam tembakau untuk ekspor.

Sebagian hasil pertanian sanggup diekspor. Hasil padi-padian dan tembakau, misalnya, sebagian sanggup diekspor, kendati nilainya kecil. Tetapi hasil pertanian yang terpenting untuk ekspor ialah kapas; sedang hasil buah-buahan, kecuali anggur, semuanya dipakai terutama untuk kebutuhan dalam negeri; demikian juga hasil sayur-sayuran.

Pemeliharaan ternak, terutama kambing dan domba, merupakan salah satu mata pencaharian penting di gurun dan kawasan stepa. Tetapi perjuangan ini hanya berpotensi kecil untuk ekspor.

Di luar minyak, hanya sedikit materi mineral penting yang terdapat di Suriah; yang terpenting di antaranya ialah fosfat. Tetapi cadangan minyaknya diperkirakan mencapai 1,5 milyar barel, sebagian besar terdapat di cuilan timur maritim (Swaydah, Karachuk, dan Ramaylan).

Penambangan minyak dilakukan secara besar-besaran. Pada tahun 1985, misalnya, produksi minyak Suriah tercatat sebesar 63,1 juta barel. Hasilnya disalurkan dengan pipa ke Homs untuk penyulingan dan ke Tartus untuk ekspor.

Proyek industri modern Suriah kebanyakan berada di sekitar Damascus, Haleb (Aleppo), dan Homs. Industri terpenting ialah tekstil, gelas, gula, semen, pupuk, aspal, sabun, dan materi pangan. Kerajinan perak tradisional dan perabot rumah tangga bertatahkan hiasan, masih hidup di Damascus dan Haleb.

Industri pariwisata Suriah berkembang dengan obyek wisata utama berupa tempat-tempat bersejarah dan reruntuhan bangunan tua, menyerupai yang ada di Palmyra.

Neraca perdagangan luar negeri Suriah tidak seimbang, dan negeri ini menderita defisit perdagangan, sehingga ekonominya sangat tergantung pada proteksi luar negeri. Pada tahun 1985, misalnya, nilai impor lebih dari dua kali nilai ekspor.

Barang ekspor utama Suriah ialah minyak mentah dan gas alam, materi kimia, tekstil, materi masakan dan minuman, serta tembakau; sedang barang impor utama ialah minyak mentah dan gas alam, biji-bijian penghasil minyak nabati, dan hasil tumbuhan lainnya, materi pangan, mesin-mesin dan alat transportasi, materi bangunan, materi kimia, dan kertas.

Rekan dagang utama Suriah ialah negara-negara Arab tetangganya, Italia, Rumania, Uni Soviet, Perancis, Jerman Barat, Libya, Amerika Serikat, dan Inggris. Fasilitas angkutan di Suriah telah maju. Jalan raya telah banyak bertambah dan sekarang mencapai 26.652 km (80% diberi lapisan keras). Sebuah jaringan jalan raya yang cantik menghubungkan kota -kota cuilan barat dengan Tripoli dan Beirut di Libanon.

Damascus dihubungkan dengan Dayraz-Zawr dan ar-Rutbah dengan sebuah jalan gurun yang hampir sepanjang tahun sanggup digunakan. Jalan kereta apinya sepanjang lebih dari 2.000 km dihubungkan dengan jalan kereta api Turki, Libanon, Irak, dan Yordania.

Pelabuhan utama Latkia sangat sibuk, terutama untuk impor minyak. Hubungan udara luar negeri memakai bandara internasional di Damascus, dan penerbangan dalam negeri menghubungkan Damascus dengan Haleb. al-Qamishli, Latkia, Dayr az-Zawr, dan Tudmur.

Baca juga: Sejarah Negara Sri Lanka