Sejarah Negara Turki

Posted on
Turki telah dikenal dalam catatan sejarah hampir selama 40 kala sebagai kawasan peradaban yang telah mapan. Bahkan tempat-tempat menyerupai Troye dan Bogazkoy (Hattushash) mempunyai bukti pemukiman yang lebih tua. Di negeri ini pernah berdiri beberapa kerajaan terkenal, antara lain Kerajaan Hittit (2200 – 1200 SM) dan Kerajaan Ottoman (1300 – 1922 M).
Raja terakhir, Mehmed VI, tak berdaya dalam Perang Dunia I, tetapi Kemal Ataturk berhasil menyusun kekuatan pasukan Turki dan memaksa Sekutu mendapatkan gencatan senjata. Republik Turki diproklamasikan pada 29 Oktober 1923.

 Turki telah dikenal dalam catatan sejarah hampir selama  Sejarah Negara Turki
Peta letak negara Turki

TURKI, republik di Asia Kecil dan Eropa tenggara; berbatasan dengan Laut Hitam (utara), Uni Soviet (timur laut), Iran (timur), Irak, Suriah, dan Laut Tengah (selatan), Laut Aegea (barat), Yunani dan Bulgaria (barat laut). Luas: 779.452 km2. Penduduk: 55.377.000 (1989). Kepadatan penduduk: 71/km2. Agama: Islam Sunni (99,2%); Katolik Ortodoks (03%); lain-lain (0,5%). Bahasa: Turki. Ibu kota: Ankara. Satuan mata uang: Lira Turki (LT).
Fisiografi
Wilayah Turki, yang hampir meliputi 780.000 km2, terdiri dari dua bagian, yakni wilayah Anatolia (Anadolu) di Asia Kecil dan wilayah Thrace (Trakya) di benua Eropa. Kedua wilayah ini dipisahkan oleh Selat Karadeniz bogazi (Borporus), Laut Marmara, dan Selat Canakkale bogazi (Dardanela).
Anatolia hampir seluruhnya terdiri dari barisan pegunungan dan plato. Dataran pantainya yang paling luas dan subur terbentuk oleh aliran Sungai Ceyhan dan Sungai Seyhan di kawasan Adana (dulu Cilicia dan Cukarova Turki) di selatan.
Lembah Sungai Gediz dan lembah Sungai Buyuk Menderes di Turki Aegea juga merupakan dataran tanah aluvium. Distrik seputar Antalya di pantai selatan (dulu Pamphylia) terutama terdiri dari lapisan endapan travertin bertingkat-tingkat.
Jantung Anatolia yaitu sebuah plato berbentuk belah ketupat dengan ketinggian rata-rata 900 m. Di pecahan tengahnya terletak Danau Tuz dalam bentuk rawa raksasa. Daerah-daerah bukit dan rantai gunung api yang sudah mati membagi-bagi plato ini menjadi sebuah lembah, di antaranya banyak yang menjadi danau seusai zaman es dan mengandung endapan tanah aluvium.
Lapisan batu-batuan di bawahnya terutama berupa kerikil kapur. Di utara dan selatan, plato ini dibatasi oleh Pegunungan Pontia, yang dilalui oleh sungai-sungai kecil, dan Pegunungan Taurus, yang dilalui oleh beberapa sungai besar seperti. Sakarya, Sungai Kizil Irmak dan Sungai Yesil Irmak. Sungai Kizil Irmak memotong plato itu kembali, kemudian bertemu dengan sebuah sungai kecil yang sebelumnya mengalir ke Danau  Tuz.
Rangkaian Pegunungan Taurus bersambung di ujung barat maupun di ujung timur dengan jajaran pegunungan lip11t11n yang memanjang dari utara ke selatan. Di kawasan pegunungan yang merupakan tempat pertemuan antara Pegunungan Taurus dan Pegunungan Lycia terbentuk danau – danau menyerupai D. Beysehir, D. Hoyran, dan D. Burdur.
Di sebelah utara terdapat lembah Sungai Gediz dan lembah Sungai Buyuk Menderes, yang terbentuk jawaban suatu retakan dan merupakan jalan paling gampang untuk mencapai plato tersebut di atas dari pantai Laut Aegea.
Di sebelah utara kota Kahramanmaras (Hittit), Pegunungan Taurus dan Pegunungan Amanus bertemu membentuk Pegunungan Anti-Taurus, yang berbelok ke arah timur hingga Pegunungan Bingol (D. Seribu), yang mencapai ketinggian 3.650 m di sebelah barat maritim D. Van.
Dengan luas lebih dari 3.600 km2, Danau  Van merupakan danau yang paling besar di Turki. Airnya berwarna biru dan berasa pahit serta mengandung sodium karbonat, klorin, dan bahan-bahan kimia lain. Danau Van terbentuk oleh gempa bumi atau oleh ledakan gunung api.
Kegiatan gunung api yang berkepanjangan di kawasan ini telah mea nutup danau-danau, meratakan lembah-lembah yang dalam, dan membuat puncak-puncak gunung yang tinggi, menyerupai G. Ararat (5.185 m), gunung tertinggi di Turki.
Kedua sumber Sungai Eufrat (Sungai Firat) mengalir ke arah barat melalui kawasan berpegunungan garang ini kemudian berbelok kembali secara tajam, seperti dibelokkan oleh Pegunungan Anti-Taurus dan menerobos Pegunungan Taurus sebagai satu sungai gabungan, dengan meninggalkan Turki di sebelah selatan Birecik.
Di sebelah selatan Pegunungan Anti-Taurus, plato Kurdistan dan Turel Abdin, yang sebagian berupa kerikil kapur dan sebagian lagi berupa kerikil basalt, dialiri oleh 8. Tigris (Dicle) ke arah tenggara. Plato ini terbelah di sebelah utara kawasan perbatasan dengan Suriah.
Trakya atau Thrace Timur yaitu tempat berpijak Turki di Eropa Sebagian besar kawasan mi berupa dataran yang diapit oleh Pegunungan Intranca Daglari di tenggara dan oleh dataran tinggi Semenanjung Gallipoli di barat daya.
Iklim
Pantai selatan dan pantai barat mengalami iklim khas Laut Tengah, tanpa suhu hambar maupun suhu panas yang ekstrem, dan dengan curah hujan yang sedang. Akan tetapi, pantai utara dan barisan pegunungan mendapatkan banyak hujan pada trend panas dari angin utara yang bertiup melintasi Laut Hitam.
Hujan turun begitu angin naik ke Pegunungan Pontia, sehingga plato tengah tetap kering. Daerah ini juga kering dalam trend dingin, sebab udara hambar membuat angin taufan yang bergerak ke arah timur berbelok ke utara dan selatan. Curah hujan rata-rata di kawasan plato ini hanya kira-kira 300 mm per tahun. Musim panas di plato tersebut sangat panas dan trend hambar sangat dingin.
Daerah yang bergunung-gunung di ujung timur mendapatkan lebih banyak hujan daripada kawasan plato, terutama di trend dingin; tetapi perbedaan suhu antarmusim di sini lebih ekstrem. Lapisan salju yang menutupi kawasan ini selama 4 bulan, sehabis mencair sanggup menyediakan air untuk tanaman budidaya maupun rerumputan di padang penggembalaan selama trend semi dan awal trend panas.
Istanbul populer sebab banyak dilalui angin, yang sanggup berubah dari hari ke hari, dan menyebabkan perubahan suhu secara mendadak. Di sepanjang Selat Karadeniz bogazi (Borporus), angin Poyraz yang menyegarkan bertiup ke arah timur laut. Sedangkan angin Lados yang panas bertiup dari arah barat daya.

Flora dan fauna
Plato tengah yaitu pintu gerbang ke kawasan stepa di Asia Tengah. Kecuali di pecahan tengahnya yang kering dan hanya ditumbuhi semak belukar, kawasan ini seluruhnya tertutup rerumputan yang tumbuh subur pada trend semi.
Pemandangan di sini sangat monoton dengan padang rumput yang sangat luas, dan hanya sesekali diselingi oleh rumpun pohon poplar di tanah beririgasi bersahabat desa atau di lereng gunung-gunung api yang telah mati, menyerupai G. Hasan (3.253 m) dan G. Erciyas (3.916 m). Pemandangan menyerupai itu juga terdapat di plato-plato di pegunungan tinggi Turki timur, menyerupai di sekitar Elbistan, Erzurum, dan Kars.
Penggembalaan dan penebangan pohon dalam abad-abad yang kemudian telah memperjarang serta mengurangi hutan pegunungan di Turki, bahkan telah mengubah komposisinya. Penggembalaan kambing yang terus dilakukan di pegunungan pantai barat menyebabkan semak belukar dan pepohonan kecil tumbuh.
Di bagian-bagian Pegunungan Taurus yang lebih terpencil hutan pinus masih sanggup tumbuh, dan di aneka macam pecahan Pegunungan Anti-Taurus pohon cedar tumbuh tolong-menolong dengan pohon pinus. Di atas kawasan yang ditumbuhi aneka macam jenis pohon cemara, pohon ek yang berganti daun, dan kawasan selanjutnya berangsur-angsur menjadi padang rumput.
Hutan yang kaya terdapat di utara Turki, yakni pada Pegunungan Pontia yang mengapit Laut Hitam, terutama di lereng-lerengnya yang menghadap ke laut. Di sini pohon pinus tidak sebanyak di Turki selatan, sedangkan pohon ek dan pohon hazel tumbuh hingga di kawasan yang ditumbuhi semak-semak pohon Rhodadendron sempurna di bawah kawasan salju.
Pohon yang umum dijumpai di Turki selatan yaitu pohon juniper, yang sebagian besar dipakai sebagai kayu bakar, dan pohon zaitun liar. Pohon poplar dan pohon walnut (semacam pohon kenari) juga sanggup dijumpai.
Serigala dan beruang hidup di pegunungan dan kadang kala pada trend hambar turun ke daerah-daerah pinggiran kota. Selain itu ada pula babi hutan, rusa, macan tutul Turki, dubuk (hyena), jakal, kambing gunung, dan lebih dari lima ratus spesies burung.

Penduduk
Penduduk terpusat di pecahan Thrace timur dan sekitar Selat Borporus, khususnya di Istanbul (5.858.000). Daerah pantai utara, lembah-lembah di pecahan barat, dan Dai taran Cilicia juga padat penduduknya. Walau arus urbanisasi terus berjalan, kira-kira 47 persen penduduk masih tinggal di desa-desa.

Baca Juga :   Sejarah Negara Israel
 Turki telah dikenal dalam catatan sejarah hampir selama  Sejarah Negara Turki
Desa Macan di Kota Kayseri, Turki Tengah, secara umum dikuasai rumah penduduk terbuat dari kerikil cadas.

Penduduk negeri ini sebagian besar termasuk kelompok etnis Turki. Di antara kelompok etnis minoritas (Kurdi, Arab, Armeania, Yunani, dan lain-lain), kelompok paling besar yaitu orang Kurdi, yang berjumlah sea dikitnya 5,8 juta orang, dan orang Arab, yang berjumlah sekitar 886.000.
Sebagian besar penduduk Turki menggunakan bahasa Turki, bahasa resmi di negeri ini. Sedang di antara bahasa-bahasa yang dipakai kelompok-kelompok etnis minoritas, yang terpenting yaitu bahasa Kurdi (terutama dibagian timur dan tenggara) dan bahasa Arab (terutama di Anatolia tenggara). Di kota-kota besar terdapat kelompok-kelompok kecil pemakai bahasa Yunani, Armenia, dan lain-lain.

 Turki telah dikenal dalam catatan sejarah hampir selama  Sejarah Negara Turki
Peta kepadatan penduduk Turki

Hampir 100 persen penduduk Turki beragama Islam (99% Sunni), tetapi kebebasan beragama dilindungi oleh undang-undang. Di antara kelompok-kelompok agama, terdapat sejumlah kecil umat Katolik Ortodoks dan Yahudi. Pengembangan pendidikan di Turki masih mengalami banyak persoalan.

 Turki telah dikenal dalam catatan sejarah hampir selama  Sejarah Negara Turki
Pemandangan Kota Erzurum, ibu kota Provinsi Erzurum, Turki Timur. Sebuah kota bau tanah dengan letaknya yang strategis, pada zaman dahulu merupakan basis militer.
Baca Juga :   Sejarah Lengkap Negara Maladewa

Wajib mencar ilmu memang sudah diterapkan bagi belum dewasa berusia 614 tahun, tetapi negeri ini masih menderita kekurangan sekolah dan guru. Sekitar 34 persen dari seluruh penduduk masih buta huruf. Istanbul dan Ankara masing-masing mempunyai beberapa universitas; beberapa kota lainnya, menyerupai Izmir, Erzurum dan Trabzon, juga sudah mempunyai universitas.

 Turki telah dikenal dalam catatan sejarah hampir selama  Sejarah Negara Turki
Masjid Biru di Instanbul dibangun pada masa pemerintahan Sultan Ahmed I (1603 – 1617) mempunyai tujuh menara.

Pemerintahan
Sistem pemerintahan di Turki didasarkan pada Konstitusi 1983, yang disahkan lewat pemungutan bunyi rakyat. Kepala negara yaitu presiden yang dipilih oleh Majelis Agung Nasional untuk masa bakti 7 tahun tanpa kemungkinan dipilih kembali. Roda pemerintahan dijalankan oleh Dewan Menteri yang dipimpin oleh seorang perdana menteri.
Kuasa legislatif berada di tangan Majelis Agung Nasional, tetapi presiden berhak memveto undang-undang yang disusun majelis tersebut. Di negeri ini berdiri beberapa partai politik, di antaranya yang terbesar yaitu Partai Tanah Air dan Partai Demokrasi Sosial.

Ekonomi
Sektor pertanian masih mendominasi ekonomi Turki, sebab menyumbang kira-kira 15 persen dari ekspornya dan menyerap lebih dari 48 persen tenaga kerjanya. Tanaman utama di Turki yaitu gandum dan barley, yang ditanam dalam trend gugur dan dipanen dalam trend panas berikutnya. Kira-kira separuh dari tanah yang baik ditanami padi-padian.

 Turki telah dikenal dalam catatan sejarah hampir selama  Sejarah Negara Turki
Empat perlima hasil pertanian Turki yaitu biji-bijian yang banyak ditanam di kawasan Plato Anatolia.

Meskipun demikian, ada juga yang diubah menjadi padang rumput, kebun buah-buahan, atau kebun tanaman industri. Sayur-sayuran, terutama bawang, mentimun, dan semangka, melimpah pada trend semi dan trend panas; buah-buahan iklim sedang, menyerupai apel dan ceri, melimpah pada trend gugur.

Aprikot, anggur, dan ara ditanam di banyak daerah, dan jeruk ditanam di sepanjang pantai selatan. Zaitun terutama berasal dari pegunungan selatan; dan panen buah-buahan berkulit keras (pista chios, badam, dan kemiri) merupakan panenan yang penting. Hampir semua hasil tanaman ini dikonsumsi di dalam negeri.

Tanaman dagang utama dari negeri ini yaitu tembakau dan kapas. Tembakau ditanam di banyak distrik, terutama di Izmir dan Samsun. Kapas dengan hibrida untuk industri tekstil yang berkembang pesat di Turki ditanam terutama di delta sekitar Adana, yang secara ideal sangat cocok untuk budi daya tanaman kapas dengan mekanisasi, dan di daerah-daerah beririgasi di utara dan barat.
Irigasi, mekanisasi, pinjaman keuangan, dan koperasi telah berkembang pesat dan memajukan pertanian Turki. Pemerintah telah berusaha melaksanakan penghutanan kembali (reboisasi), dan mengancamkan eksekusi berat terhadap penebang liar. Land-reform telah menjadi masalah.
Dan masalahnya tidak hanya sekedar membagi-bagi tanah milik aglza (tuan tanah besar), tetapi juga menyangkut konsolidasi petak-petak kecil tanah milik yang sangat banyak jumlahnya. Banyak petani yang hanya mempunyai tanah milik yang sempit atau harus bekerja untuk tuan tanah yang besar.
Undang-undang landreform yang dibentuk tahun 1973 atas desakan pihak militer berhasil menyediakan 3,2 juta ha tanah untuk dibagi-bagikan kepada 500.000 keluarga petani tak bertanah, sekaligus menghapuskan tanah yang tidak hemat dalam jangka waktu 15 tahun.
Industri perikanan Turki didasarkan pada penangkapan” ikan di sepanjang pantai utara dan di selat yang memisahkan pecahan Asia dan pecahan Eropa dengan memanfaatkan perpindahan ikan dari Laut Hitam ke Laut Tengah.
Sumber mineralnya yang utama antara lain yaitu besi, krom, batubara, dan minyak. Turki yaitu penghasil krom terbesar di Eropa dan Asia barat. Krom terutama berasal dari lembah bersahabat Kahramanmaras, dan dari Distrik Fethiye di pantai barat daya. Bijih besi ditambang di Divrigi. Tambang kerikil bara utama dan satu-satunya pertambangan besar di Asia barat daya terdapat bersahabat Eregli di pantai Laut Hitam.
Hasil kerikil bara ini sangat penting bagi sentra industri besi dan baja yang telah dibangun di dekatnya. Minyak berasal terutama dari Garzam(zok)-Raman di lembah S. Tigris Hulu (Turki menghasilkan 15,4 juta ton minyak mentah dalam tahun 1985).

Baca Juga :   Sejarah Negara Yaman Utara
 Turki telah dikenal dalam catatan sejarah hampir selama  Sejarah Negara Turki
Masjid dan benteng Ishaq di Dogubayazit Turki Timur, letaknya bersahabat dengan perbatasan Iran dan Uni Soviet.
Dibangun pada kala ke-18 dengan corak benteng Seljuk Abad Pertengahan.

Turki cukup beruntung sebab berdekatan dengan negara-negara penghasil minyak di Laut Tengah pecahan timur dan telah mempunyai beberapa kilang minyak. Pembangkit tenaga listriknya sebagian dioperasikan dengan menggunakan kerikil bara muda, tetapi kebanyakan dengan menggunakan bendungan air.
Industri besi dan baja dipusatkan di pantai Laut Hitam, yakni bersahabat tambang kerikil bara Eregli dan Kirsehir (tenggara Ankara). Kompleks pabrik baja di pelabuhan Iskenderun tergolong sebagai pabrik terbesar di Timur Tengah dengan hasil 2 jutaan ton setiap tahun.
Istanbul, dengan akomodasi perdagangan dan transportasi, mempunyai banyak industri yang menarik, termasuk industri tembakau, tekstil dari wol, materi kimia, dan materi makanan. Oleh sebab pemerintah mengembangkan industri biar semua kawasan memperoleh keuntungan, maka Adana dan Kayseri menjadi sentra untuk tekstil dari kapas, Usak menjadi sentra terbesar untuk pemurnian gula ( tanaman penting di aneka macam pecahan dari kawasan plato), dan Kars menjadi sentra pengolahan susu kering.
Industri diusahakan terutama untuk memenuhi pasar dalam negeri, meskipun sebagian hasil kerajinan, menyerupai kilim (permadani anyaman) dari Gaziantep, pecah-belah dari Ktitahya, gelas Beykoz yang sangat bagus, dan pipa meerschaum Eskisehir, sanggup menembus pasaran luar negeri. Turki juga populer akan renda, sulaman, sutera, dan caftan (jubah Turki) yang bermutu tinggi.
Pariwisata diperlukan menjadi sumber devisa penting di Turki. Istanbul dengan khazanah seni dan bagunan bersejarahnya semenjak dulu kala menjadi sentra pariwisata. Dan kini “daerah-daerah pariwisata” yang gres sudah dibangun di pantai Laut Aegea, pantai Laut Tengah, Laut Marmara, G. Ulu (tempat peristirahatan dengan akomodasi bermain ski di barat laut), dan Distrik Goreme.
Turki, yang terletak di antara Eropa dan negara-negara di Laut Tengah pecahan timur, semenjak zaman dahulu telah dipakai sebagai jalur kemudian lintas oleh para peziarah, serdadu,-dan pedagang. Jalur kemudian lintas utamanya diikuti oleh jalan kereta api jalur Berlin-Baghdad yang selesai dibangun dalam tahun 1923.
Jaringan yang gres telah dibangun, terpusat di Ankara dan menyebar ketiga kawasan pantai dan juga ke propinsi-propinsi’yang ada di ujung timur. Sistem jalan kereta api milik pemerintah ini belum menjangkau banyak distrik, terutama di Dataran Antalya dan Propinsi Hakkari di tenggara. Meskipun demikian, jaringan tersebut dibantu oleh jaringan jalan raya bagus, yang kini dihubungkan ke Eropa lewat jembatan Bosporus, jembatan gantung terpanjang ke-4 di dunia.
Pelabuhan utama, menyerupai Istanbul dan Izmir, sudah terlalu padat. Sedangkan Izmir, menyerupai Iskenderun dan pelabuhan Samsun, Sinop, dan Trabzon di Laut Hitam, telah dimodernkan. Baik Istanbul maupun Ankara mempunyai bandar udara internasional. Ekspor utama Turki meliputi tembakau, kapas, wol, permadani, minyak zaitun, buah-buahan kering, dan padi-padian.
Minyak mentah, mesin, materi kimia, besi dan baja termasuk barang impor utamanya. Berkat perkembangan industri, Turki kini tidak lagi terlalu tergantung pada negara-negara lain, bahkan telah mulai mengekspor sebagian hasil pabriknya, menyerupai lemari es, barang pecah-belah, dan pakaian dari kulit. Perdagangan luar negerinya berkembang pesat semenjak devaluasi lira Turki dalam tahun 1970. Rekan dagang utamanya yaitu negara-negara Arab dan MEE.

Baca juga: Sejarah Negara Uni Emirat Arab